POTENSI DESA

A.SUMBER DAYA ALAM
Setelah beberapa tahun tinggal di Desa Sumber Waru, saya menarik kesimpulan bahwa sebenarnya desa ini memiliki banyak potensi yang masih terpendam dan masih belum diketahui serta dimaksimalkan oleh warga desa. Padahal jika potensi ini digali lebih dalam lagi bukan tidak mungkin kesejahteraan warga desa akan meningkat bahkan lebih dari cukup. Selama ini potensi yang ada lebih banyak dikelola oleh orang luar desa, bahkan ada dari luar kota juga. Berikut ini beberapa potensi di Desa Sumber Waru yang bisa dikembangkan lebih baik lagi kedepannya...

1. Peternakan Lebah Madu
Peternakan lebah madu yang ada di desa Sumber Waru ini sebenarnya sudah ada cukup lama. Namun hanya pada waktu tertentu saja para peternak bisa memanen madunya. Biasanya pada permulaan musim kemarau para peternak sudah bersiap untuk menyiapkan segala sesuatunya. Keadaan geografis yang cukup mendukung, serta beraneka jenis tanaman atau bunga yang ada dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas madu yang dihasilkan. Sayangnya, keuntungan yang didapat lebih banyak di nikmati oleh para pemodal. Ya, itu terjadi karena bisnis ini dikelola oleh orang luar daerah. Ada yang berasal dari Malang, Pasuruan, Probolinggo dsb. Seandainya ada bantuan modal dari pemerintah yang masuk dan bisnis ini dikembangkan, inshaallah masyarakat sekitar bisa lebih berkembang dan tentunya masyarakat sendiri yang merasakan hasilnya.

 
 



2. Agroforestri
Menurut ICRAF (International Centre for Research in Agroforestry) Agroforestri adalah sistem penggunaan lahan yang mengkombinasikan tanaman berkayu (pepohonan, perdu, bambu, rotan dan lainnya) dengan tanaman tidak berkayu atau dapat pula dengan rerumputan (pasture), kadang-kadang ada komponen ternak atau hewan lainnya (lebah, ikan) sehingga terbentuk interaksi ekologis dan ekonomis antara tanaman berkayu dengan komponen lainnya.
Di desa Sumber Waru , sistem ini sebenarnya sudah umum digunakan oleh masyarakat setempat. Hanya saja istilah agroforestri tersebut masih awam terdengar. Diantara jenis agroforestri yang ada di desa Sumber Waru antara lain tanaman Sengon - Jahe, Sengon - Kopi, Sengon - Ketela / singkong, Sengon - Cabe, Sengon - Rumput gajah, Pinus - Kopi, Kopi - Peternakan Lebah, dsb. Untuk terus mengembangkan sistem ini, diperlukan pembinaan yang baik juga secara berkelanjutan agar hasil yang dicapai juga lebih maksimal.
 

 

 

3. Perikanan Darat
Walaupun desa Sumber waru ini berada di dataran tinggi, bukan berarti bahwa sektor perikanan tidak dapat berkembang di daerah ini. Justru berkah air bersih yang sangat melimpah bisa dimanfaatkan untuk mendukung terciptanya perikanan air darat di desa Sumber Waru ini. Saya melihat sudah ada beberapa keluarga yang mencobanya. Tapi memang sampai saat ini jumlahnya masih sedikit. Ada yang bertahan, ada yang mulai meninggalkan, dan ada juga yang baru akan memulai usaha ini. Jenis ikan yang dibudidayakan biasanya adalah ikan tombro, lele, nila. Sama dengan agroforestri diatas, usaha ini juga memerlukan pembinaan agar hasilnya maksimal.



B.SUMBER DAYA MANUSIA
1.Jumlah tenaga kerja 1287 orang dari jumlah penduduk sebanyak 1776 orang dengan tingkat pendidikan minimal tamat SD / Sederajat, SMP / Sederajat, SMA / Sederajat, dan Sarjana.
2.Potensi keahlian yang bervariasi.
3.Gotong royong yang masih terpelihari dengan cukup baik.

C.KELEMBAGAAN
1.Pemerintahan Desa : 14 orang
2.BPD : 7 orang
3.Ponkesdes : 3 orang
4.Lembaga kemasyarakatan
- LPMD
- RT, RW
- PKK
- KARANG TARUNA
- KELOMPOK TANI DAN GAPOKTAN
- POSYANDU
- KPMD, TIM PEMELIHARA, TIM MONITORING
Lembaga Ekonomi
- Industri kerajinan
- Warung
- Kelompok SPP

D.KEAGAMAAN
1.Lembaga Keagamaan : 16 lembaga
2.Kelompok fatayah / muslimah / lainnya : 4 kelompok

*******

0 Comments:

Posting Komentar

BELANTARA INDONESIA

by admin :

by admin :
Ponkesdes Sumber Waru. Diberdayakan oleh Blogger.
 
;